kursor

SISTEM OPERASI

Jumat, 09 Desember 2016

Pengen tahu Sistem Operasi


Mengenal sistem operasi itu sangat lah seru..... Di sisi kita bisa mengenal bermacam-macam tentang komputer, seperti 

1.Definisi Sistem Operasi 
2.Sejarah Sistem Operasi 
3.Perkembangan sistem operasi windows 
4.Arsitektur Sistem Operasi 
5.Model Proses SO 
6.Metode Istalasi SO 
7.Perintah Internal DOS
________________________________________________




1.Definisi Sistem Operasi 

Definisi Sistem Operasi Sistem operasi (operating system atau OS) adalah perangkat lunak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan perangkat keras dan memberikan kemudahan untuk pemakai dalam penggunaan komputer. Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software aplikasi. Layanan tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, tugas penjadwalan, dan antar-muka user.



2.Sejarah Sistem Operasi 


A) Generasi Awal (1945-1955)

Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung oleh pengguna.


B) Generasi Kedua (1955-1965)

Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

C) Generasi Ketiga (1965-1980) 
Sistem operasi pada generasi ini dikembangkan untuk melayani banyak pemakai, dimana para pemakai berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer. Sistem operasi menjadi multi-user (digunakan oleh banyak pengguna sekaligus), multi-programming (melayani banyak program sekaligus) dan multi tasking (melayani banyak tugas dan pekerjaan / Batch Processing System).

D) Generasi Keempat (1980 – 2000-an) 
Pada masa ini sistem operasi telah menggunakan Graphical User Interface (GUI) yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman dan mudah digunakan. Pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar (distributed computer) dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik. 

E) Generasi kelima
Pada generasi ini diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi dan Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti: PDA, Poket PC, Laptop, Notebook dan NetBook. Sistem Operasi jaringan virtual juga berkembang, sehingga dalam satu jaringan hanya diinstal satu buah Sistem Operasi pada perangkat Server. Pada masa ini, diperkenalkan virtualization sistem yaitu satu komputer dapat diclonning secara virtual menjadi lebih dari satu komputer (sistem operasi) yang dapat bekerja bersama-sama, Cross Platform Operating System (multiboot system) yang dapat menggabungkan dua atau lebih Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows. Generasi ini merupakan awal tren Mobile Computing, yang perangkatnya didominasi oleh Android, iOS, Blackberry OS, Windows mobile, Windows Phone dan Symbian. Pada masa ini dikenalkan sistem iClaud (layanan komputasi awan) yaitu sistem layanan jaringan yang dipublikasikan oleh Apple Inc pada tanggal 6 Juni 2011 di San Fransisco. iCloud memungkinkan para penggunanya untuk mensinkronisasi data seperti foto, musik, dan dokumen dari perangkat satu ke perangkat lain seperti ke dalam iPhone, iPad, iPod Touch, Mac dan komputer secara otomatis pada waktu yang bersamaan.



3) Perkembangan sistem operasi windows 

Mircorost Windows adalah Sistem Operasi yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation yang menggunakan antar muka berbasis grafis atau dikenal dengan nama GUI (Graphical User Interface). 

A) MS-Dos Ms-Dos (Microsoft Disk Operating System) 
adalah Sistem Operasi yang berbasiskan teks dan Command-Line interpreter. Windows Versi pertama, Windows Graphic Environmnet 1.0 merupakan perangkat lunak yang bekerja atas arsitekstur 16-Bit dan bukan merupakan Sistem Operasi dan berjalan atas MS-DOS, sehingga untuk menjalankannya membutuhkan MS-DOS MS-DOS sendiri sebenarnya dibuat oleh perusahaan pembuat komputer Seattle Computer Products kemudian direkrut oleh Microsoft yang selanjutnya dibeli lisensinya. MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 198, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. 

B) Microsoft Windows (windows 1.x – windows 3.x) 
Microsoft Windows 1.0 merupakan versi pertama sistem operas dalam dunia sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI) yang dibuat oleh Microsoft Corporation . Versi ini sebenarnya diluncurkan pertama kali pada tanggal 10 November 1998, tapi tidak pernah keluar ke pasar publik sebelum bulan November 1998, karena banyaknya hambatan yang terjadi ketika pengembangan berlangsung. Microsoft Windows 2.0 merupakan versi kedua dari sistem operasi berbasis graphical user interface (GU) buatan Microsoft Corporatio, yang dirilis pada 9 Desember 1987. Sistem ini diluncurkan untuk melengkapi kekurangan ragam aplikasi pada Windows 1.0. Windows 3.0 memiliki kemampuan dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga icon. Microsoft menyediakan SDK (Software Development Kit) sehingga para developer piranti lunak dapat mengembangkan aplikasi agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini. Sistem ini mengenalkan Virtual Device Driver (VXD) yang berguna untuk meminimalisasi ketergantungan setiap driver pada perangkat keras tertentu. Sistem ini berevolusi menjadi Windows 3.1 yang mengenalkan fitur Multimedia dan True Type Font. User karena adanya fitur Drag and Drop. Windows versi 3.0 ini berkembang menjadi Windows 3.11 yang mendukung aplikasi NetWorking.

C) Windows 95 – windows ME 
Windows 95 diperkenalkan pada tanggal 14 Agustu 1995. Sistem operasi ini memiliki GUI yang lebih menarik dan atraktif, menggunakan rancangan menu "Start", menu inovatif untuk mengakses grup program (pengganti Program Manager) mendukung penamaan berkas yang panjang. Windows 95 juga mendukung Plug and Play untuk mendeteksi instalasi perangkat keras dan konfigurasi secara otomatis, memiliki beberapa fasilitas seperti : Browser yang terintegrasi dan Windows Explorer untuk menjelajah Windows. Selain itu juga Windows 95 memiliki fitur untuk memanajemen daya (APM) dan diperkenalkannya juga Client-Server.

D) Windows 98 - windows SE 
Windows 98 dikeluarkan oleh Microsoft pada 25 Jun 1998. Windows 98 sudah mendukung VGA berbasis AGP, serta mendukung media penyimpanan berkas seperti USB, diperkenalkannya NAT untuk berbagi koneksi Internet dan digantikannya Virtual Device Driver dengan Windows Driver Model. Ada juga beberapa fitur tambahan berupa aplikasi Microsoft Office dan Internet Explorer versi 5. Windows 98 juga sudah memiliki kemampuan-kemampuan untuk memainkan Game dan menjalankan aplikasi Multimedia. Windows 98SE menambahkan dukungan pada Internet Explorer 5, NAT untuk berbagi koneksi Interne, Digital Versatile Disk (DVD, Windows Driver Mode (WDM) yang menggantikan model Virtual Device Drive (VxD) serta Windows NetMeeting 3. Sistem ini menganut prinsip hibrida dengan dukungan kernel 16-bi/32-bi, dan masuk pada famili Windows 98. Windows ME diluncurkan pada tanggal 14 Septembe 2000. Dalam sistem operasi ini tidak ada fitur yang spesial selain transisi dukungan grafis dari 16-Bit ke 32-Bit dan sistem ini banyak dipakai oleh pengguna pribadi. 

E) Windows NT 3.xx – 4.xx Windows NT 
sebagai pengganti windows ME mendukung arsitekrtur x86 (80×86), Intel IA64 dan AMD64 (x64) dan grafis 32-Bit. Windows NT dibangun dari pengembangan IBM OS/2 dan banyak digunakan dalam jaringan komputer. Windows NT juga memperkenalkan File System NTFS yang lebih baik dari FAT maupun FAT-32. Windows NT 3.1 dirilis untuk komputer Intel x86, DEC Alpha, dan beberapa platform yang mendukung ARC (Advanced RISC Computing MIPS. Sedangkan Windows 3.51 diluncurkan untuk mendukung komputer IBM PowerP khususnya untuk sistem PReP seperti deskto atau lapto IBM Power Series dan seri Motorol PowerStack. Meskipun menggabungkan dua teknologi dari dua perusahaan, Windows NT 3.51 tidak bisa dijalankan di atas Power Macintosh. Intergraph Corporatio kemudian membuat porting untuk arsitektur Intergraph Clipper miliknya sendiri dan membuat porting Windows NT 3.51 agar bisa berjalan di atas arsitektur SPAR (milik Sun Microsystem). Meskipun demikian, kedua produk tersebut tidak dijual ke publik sebagai produk ritel. Windows NT 4.0 diluncurkan untuk mendukung banyak platform, akan tetapi microsoft hanya membuat service pack dan update untuk dua varian (x86 dan DEC Alph). Selain ke dua varian tersebut service pack dan update dibuat oleh pihak ketiga (Motorola, Intergraph, dan lain-lain). Windows NT 4.0 merupakan versi rilis Windows NT yang mendukung DEC Alpha, MIPS, dan PowerPC. Microsoft juga membuat Windows 2000 untuk DEC Alpha hingga bulan Agustu 199. Karena Compaq menghentikan dukungan Windows NT untuk arsitektur tersebut maka Microsoft menghentikan pengembangan proyek AlphaNT tersebut. 

F) Windows 2000.
Windows 2000 (atau Windows NT 5.0 build 2159) adalah sebuah versi sistem operas Window yang merupakan versi pengembangan dari Windows N versi 4.0 yang di dikeluarkan oleh Microsof tanggal 17 Februari 2000 di Amerika Serikat. Windows 2000 mempunyai banyak fitur tambahan diantaranya : 
1) Active Director yang baru, 
2) Image Preview, 
3) Plug and Play dan Windows Driver Model yang lebih baik performanya dibanding sebelumnya, 
4) Browser Explore yang baru, yaitu Internet Explorer 5.0. 
5) Mendukung untuk Microsoft Direct dan Open GL (Windows NT 4.0 hanya mendukung akselerasi OpenG), 
6) Windows Media Playe 6.4 terintegrasi (dapat diinstalasikan di Windows NT 4.0, 
7)Terminal Servic yang telah terintegrasi, 
8) Plug And Pla yang lebih canggih, sehingga memasang hardware tertentu dapat langsung berjalan tanpa harus melalui proses restart, 
9) Menggunakan driver untuk hardware berbasis Windows Driver Mode atau dikenal juga dengan WDM, 
10) Dukungan manajemen daya lebih baik, yaitu ACP (Advanced Configuration and Power Interface) yang dapat menghemat daya. 

G) Windows XP. 
Windows XP menawarkan banyak perubahan, fitur dan performa, berbasis grafis digunakan pada komputer pribad, desktop bisnis, lapto, dan pusat media. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktobe 2001, 400 juta salinan instalasi digunakan pada Januari 2006. Windows XP tersedia dalam berbagai macam edisi, antara lain ialah :  Windows XP Home Edition ditargetkan untuk pengguna pribadi. Windows XP Professional menawarkan fitur tambahan seperti dukungan untuk domain Windows Server dan dua prosesor fisik, dan ditargetkan untuk pasar power user, bisnis dan perusahaan klien. Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedi tambahan yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara T, melihat fil DV, dan mendengarkan musik. Windows XP Tablet PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet, yakni sebuah komputer pribadi yang menggunakan stylus. Windows XP profesional 64-bit Edition untuk prosesor berarsitektur IA-6 (Itaniu) Windows XP Professional x64 Edition untuk prosesor berarsitektur x86-6. Windows XP Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang.

H) Windows server 2003 Banyak sekali fitur yang ditawarkan pada Windows Server 2003. 
Fitur windows server 2003 edisi standar antara lain ialah platform .Net, fiitur Domain Controller Server, PKI (Public Key Infrastructure) Server, Domain Name System (DNS), Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Windows Internet Name Service (WINS), Microsoft IIS, Windows Terminal Service, Mendukung pembagian beban jaringa Fitur standar sebuah server: file service, print service, atau application server yang dapat diinstalasi (seperti Microsoft Exchange Server, SQL Server, atau aplikasi lainnya). Windows Server 2003 memiliki nama kode Whistler Server mulai dikerjakan pada akhir tahun 2000. Windows Server 2003 terdiri atas beberapa edisi atau produk yang berbeda, yakni sebagai berikut: Windows Server 2003 Enterprise , Windows Server 2003 Datacenter , Windows Server 2003 Web Edition. Windows Small Business Server 2003 (Windows SBS) , Windows Storage Server 2003. ,Windows Server 2003 Standard Edition. 

I) Windows Vista 
Windows Vista diluncurkan 8 November 2000 untuk pengguna bisnis, dan 30 Januari 2000 untuk pengguna pribadi. Windows Vista lebih mengutamakan interface atau penampilan grafis antarmuka dibandingkan dengan performa, Fitur-fiturnya antara lain AERO, Sidebar, tingkat keamanan lebih baik dari pada Windows XP. Windows Vista menggunakan Firewall with Advanced Security, Windows Defender, Parental Control, User Account Control (UAC), BitLocker Drive Encryption, ASLR. Windows Vista menggunakan IPv6, DirectX versi terbaru, dan arsitekstur 64-Bit. Windows vista mempunyai beberapa versi: yaitu: Windows Vista Starter. Windows Vista Home Basic. Windows Vista Home Premium Windows Vista Business. Windows Vista Enterprise. Windows Vista Ultimate 

J) Windows 7 
Windows 7 merupakan gabungan Windows XP dan Windows Vista, Windows 7 memiliki performa yang lebih baik dari Windows Vista. Windows 7 dirilis untuk pabrikan komputer pada 22 Jul 2009 dan dirilis untuk publik pada 22 Oktobe 2009. Windows 7 lebih fokus pada pengembangan dasar Windows, dengan tujuan agar lebih kompatibel dengan aplikasi-aplikasi dan perangkat keras komputer yang kompatibel dengan Windows Vista Windows 7 lebih fokus pada dukungan multi-touch pada layar, desain ulang taskbar (Superbar), penggunaan sistem jaringan pribadi bernama HomeGroup dan peningkatan performa. Beberapa aplikasi standar yang disertakan pada versi sebelumnya dari Microsoft Windows, seperti Windows Calendar, Windows Mail, Windows Movie Maker, dan Windows Photo Gallery, tidak disertakan lagi di Windows 7. Windows 7 tidak bisa digunakan dengan jumlah memori yang terpasang melebihi kemampuannya. Jumlah ini berbeda di setiap versi Windows 7, dan juga berpengaruh pada arsitektur yang dipakai (apakah 32-bit atau 64-bit). Windows 7 memiliki 6 versi seperti Windows Vista hanya berbeda nama, jika Windows Vista memiliki versi Business maka pada Windows 7 versi tersebut dinamakan Professional. Versi tersebut antara lain : , Windows 7 Ultimat , Windows 7 Professiona , Windows 7 Enterpris , Windows 7 Home Premiu ,Windows 7 

K) Windows 8
Windows 8 adalah nama dari versi terbaru Microsoft Window, serangkaian Microsoft secara resmi merilis Windows 8 pada 26 Oktober 2012. Versi percobaan Windows 8 berupa Consumer Preview dan Release Preview. Pada tanggal 26 Juni 2013, Microsoft merilis versi Uji Coba dari Windows 8.1 (sebelumnya dikenal sebagai Windows Blue), Sistem operas ini diproduksi oleh Microsof untuk digunakan pada komputer pribad, termasuk kompute rumah dan bisnis, lapto, netboo, tablet P, serve, dan PC pusat medi. Sistem operasi ini menggunakan mikroprosesor AR selain mikroprosesor x8 tradisional buatan Inte dan AM. Antarmuka penggunanya diubah agar mampu digunakan pada peralatan layar sentu selain mous dan keyboar, sehingga Windows 8 di desain untuk perangkat tablet sentuh. Windows 8 mempunyai beberapa edisi atau versi antara lain adalah sebagai berikut : Windows 8, setara dengan Windows 7 Starter, Home Basic, Home Premium. Windows 8 Pro, setara dengan Windows 7 Professional. Windows 8 Enterprise, setara dengan Windows 7 Enterprise dan Ultimate. Windows 8 RT, versi Windows khusus untuk perangkat berprosesor ARM. Windows 8.1


4) Arsitektur Sistem Operasi 

Arsitektur perangkat lunak adalah merupakan struktur-struktur yang menjadikan landasan untuk menentukan keberadaan komponen-komponen perangkat lunak, metode atau cara untuk mengelola (organisasi) komponenkomponen tersebut untuk saling berinteraksi. Komponen tersebut merupakan program-program bagian (prosedur, fungsi) yang akan dieksekusi oleh program utama. Arsitektur system operasi adalah merupakan arsitektur perangkat lunak yang digunakan untuk membangun suatu perangkat lunak sistem operasi yang akan digunakan dalam sistem komputer. Perkembangan arsitktur system operasi modern ini semakin komplek dan rumit sehingga memerlukan sistem operasi yang dirancang dengan sangat hati-hati, cermat dan tepat agar dapat berfungsi secara optimum dan mudah untuk dimodifikasi. 

A) Sistem monolitik 
Sistem monolitik Merupakan struktur sistem operasi sederhana yang dilengkapi dengan operasi “dual” pelayanan {sistem call} yang diberikan oleh sistem operasi. Model sistem call dilakukan dengan cara mengambil sejumlah parameter pada tempat yang telah ditentukan sebelumnya, seperti register atau stack dan kemudian mengeksekusi suatu intruksi trap tertentu pada monitor mode. Model struktur monolitik sistem operasi Pada model ini, tiap-tiap sistem call memiliki satu service procedure. Ulitity procedure mengerjakan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh beberapa service procedure, seperti mengambil data dari user program. Mekanisme dan prinsip kerja model struktur monolitik sistem operasi ini adalah sebagai berikut: User program melakukan “trap” pada karnel Intruksi berpindah dari user mode ke monitor modedan mentransfer control ke sistem operasi. Sistem operasi mengecek parameter-parameter dari pemanggilan tersebut, untuk menentukan sistem call mana yang memanggil. Sistem operasi menunjuk ke suatu table yang berisi slot ke-k yang menunjuk sistem call K (Kontrol). Kontrol akan dikembalikan kepada user program, jika sistem call telah selesai mengerjakan tugasnya. Tatanan ini memberikan suatu struktur dasar dari sistem operasi sebagai berikut : - Program utama meminta service procedure. - Kumpulan service procedure yang dibaca oleh sistem call. - Kumpulan utility procedure yang membantu service procedure. Keunggulan dari system Monolitik ini adalah: layanan terhadap job-job yang ada bisa dilakukan dengan cepat karena berada pada satu ruang alamat memory. Sementara itu kelemahan dari system Monolitik adalah: Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit dilakukan karena tidak dapat dipisahkan dan dilokasikan, Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan. Kurang efisien dalam penggunaan memori dimana setiap computer harus menjalankan kernel yang besar sementara tidak memerlukan seluruh layanan yang disediakan kernel. Kesalahan pemrograman di satu bagian kernel menyebakan matinya seluruh sistem 

B) Sistem berlapis 
Teknik pendekatan struktur sistem berlapis sistem operasi pada dasarnya dibuat menggunakan pendekatan top-down, semua fungsi ditentukan dan dibagi menjadi komponen komponen. Modularisasi sistem dilakukan dengan cara memecah sistem operasi menajdi beberapa lapis (tingkat). Lapisan terendah (layer 0) adalah perangkat keras dan lapisan teratas (layer N) adalah user interface. Dengan system modularisasi, setiap lapisan mempunyai fungsi (operasi) tertentu dan melayani lapisan yang lebih rendah. System operasi pertama kali yang memakai system berlapis adalah THE. System operasi THE yang dibuat oleh Dijkstra dan mahasiswa-mahasiswanya. Pada dasarnya system operasi berlapis dimaksudkan untuk mengurangi kompleknya rancangan dan implementasi dari suatu system operasi. Contoh sistem operasi yang menggunakan sistem ini adalah: UNIX termodifikasi, THE, Venus dan OS/2 Gambar 15. Model struktur sistem operasi berlapis Keuntungan dari model struktur sistem operasi berlapis adalah memiliki semua keunggulan rancangan modular. Sistem terbagi dalam beberapa modul, setiap modul dan lapisan bisa dirancang, di uji, secara independen sehingga jika terjadi suatu kesalahan mudah untuk menanganinya. Sementara kelemahan dari sistem ini adalah semua fungsi-fungsi dari sistem operasi harus terdapat di masing-masing lapisan, jika terjadi suatu kesalahan bisa jadi semua lapisan harus diprogram ulang.

C) Sistem Mesin virtual 
Konsep dasar dari mesin virtual ini tidak jauh berbeda dengan pendekatan sistem terlapis dengan tambahan berupa antarmuka yang menghubungkan perangkat keras dengan kernel untuk tiap-tiap proses. Mesin virtual menyediakan antar muka yang identik untuk perangkat keras yang ada. Sistem operasi ini membuat ilusi atau virtual untuk beberapa proses, masing-masing virtual proses mengeksekusi prosessornya dan memorinya (virtual) masing masing. Gambar 16. Model struktur sistem operasi mesin virtual 
Meskipun konsep ini cukup baik, namun cukup komplek untuk diimplementasikan, karena system menggunakan metode dual-mode. Mesin virtual hanya dapat berjalan pada monitor-mode jika berupa sistem operasi, sedangkan mesin virtual itu sendiri berjalan dalam bentuk user-mode. Konsekuensinya, baik virtual monitor-mode maupun virtual user-mode harus dijalankan melalaui physical user mode. Hal ini menyebabkan adanya transfer dari usermode ke monitor-mode pada mesin nyata, yang juga akan menyebabkan adanya transfer dari virtual user-mode ke virtual monitor-mode pada mesin virtual. Sumber daya (resource) dari computer fisik dibagi untuk membuat mesin virtual. Penjadwalan CPU dapat membuat penampilan bahwa user mempunyai prosessor sendiri. Spooling dan system file dapat menyediakan card reader virtual dan line printer virtual. Terminal time sharing pada user melayani sebagai console operator mesin virtual. Contoh sistem operasi yang memakai mesin virtual adalah IBM S/370 dan IBM VM/370. Teknik ini berkembang menjadi sistem operasi emulator, shingga system operasi dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk system operasi lain. Sistem operasi MS-Windows NT dapat menjalankan aplikasi untuk MS-DOS, OS/2. mode teks dan aplikasi Win16. aplikasi tersebut dijalankan sebagai input bagi subsistem di MS-Windows NT yang mengemulasikan system calls yang dipanggil aplikasi dengan Win32 API ( Sistem Call di MS-Windows NT). Keuntungan dan kerugian konsep mesin virtual adalah sebagai berikut: Mesin virtual menyediakan proteksi yang lengkap untuk sumber daya system sehingga masing-masing mesin virtual dipisahkan mesin virtual yang lain. Isolasi ini tidak memperbolehkan pembagian sumber daya secara langsung. Sistem mesin virtual adalah mesin yang cocok untuk riset dan pengembangan system operasi. Pengembangan system dikerjakan pada mesin virtual, termasuk di dalamnya mesin fisik dan tidak mengganggu operasi system yang normal. Konsep mesin virtual sangat sulit untuk mengimplementasikan kebutuhan dan duplikasi yang tepat pada mesin yang sebenarnya. 

D) Sistem operasi client server 
Sistem operasi modem memiliki kecendrungan untuk memindahkan kode ke lapisan yang lebih tinggi dan menghapus sebanyak mungkin, kode-kode tersebut dari sistem operasi sehingga akan meninggalkan keruel yang minimal. Konsep ini biasa diimplementasikan dengan dengan cara menjadikan fungsifungsi yang ada pada sistem operasi menjadi user proses. Jika satu proses minta untuk dilayani, misalnya satu blok file, maka user proses {disini dinamakan: Client proses} mengirim permintaan tersebut ke user proses. Server proses akan melayani permintaan tersebutkemudian mengirimkan jawabannya kembali. Semua pekerjaan keruel dilakukan pada pengendalian komunikasi antara client dan server. Dengan membagi sistem operasi menjadi beberapa lapisan, dimana tiap-tipa bagian mengendalikan satu segi sistem, seperti pelayanan file, pelayanan proses, pelayanan terminal, atau pelayanan memori, maka tiap-tiap bagian menjadi lebih sederhana dan dapat diatur selain itu, oleh karena semua server berjalan pada user mode proses, dan bukan merupakan monitor mode, maka server tidak dapat mengakses hardware secara lansung. Akibatnya, jika terjadi kerusakan pada file server, maka pelayanan file akan terganggu. Namun hal ini tidak akan sampai menganggu sistem lainnya. Masalah yang sering terjadi pada system client –server adalah tidak semua tugas dapat dijalankan di tingkat pemakai, tapi kesulitan ini dapat di atas dengan: Proses server kritis tetap di kernel, yaitu proses yang biasanya berhubungan dengan hardware. Mekanisme ke kernel seminimal mungkin sehingga pengaksesan ruang pemakai dapat dilakukan secepat mungkin Keuntungan dari model client server ini antara lain adalah sebagai berikut: Dapat diadaptasikan pada sistem terdistribusi. Jika suatu client berkomunikasi dengan server dengan cara mengirimkan pesan, maka server tidak perlu tahu apakah pesan itu dikirim oleh dan dari mesin itu sendiri {local} atau dikirim oleh mesin yang lain melalui jaringan. Pengembangan dapat dilakukan secara modular Kesalahan pada suatu subsistem tidak menganggu subsistem lain sehingga tidak mengakibatkan system mati secara keseluruhan Sedangkan kelemahan dari system client-server adalah : Pertukaran pesan dapat menjadi bottleneck dan Layanan dilakukan secara “lambat” karena harus melalui pertukaran pesan antar client-server 

E) Sistem Berorientasi Obyek 
Layanan Sistem operasi sebagai kumpulan proses untuk menyelesaikan pekerjaannya, yang sering disebut dengan system operasi bermodel proses, sedangkan layanan system operasi sebagai objek disebut dengan system operasi berorentasi objek. Pendekatan objek dimaksudkan untuk mengadopsi keunggulan dari teknolgi berorientasi objek. Pada system operasi berorientasi objek, layanan diimplementasikan sebagai kumpulan objek, masing-masing objek diberi tipe yang menandai property objek seperti proses, dirktori, berkas, dan sebagainya. Dengan memanggil operasi yang didefinisikan di objek, data yang berada dalam objek tersebut dapat diakses dan dimodifikasi Contoh dari system operasi berorentasi objek antara lain adalah: 1) Eden 2) Choices 3) X-kernel. 4) Medusa. 5) Clunds. 6) Amoeba. 7) Muse. 8) Sistem operasi MS-Windows NT mengadopsi beberapa teknologi berorientasi objek tapi tidak secara keseluruhannya. 


5) MODEL PROSES

Proses Berurutan,
yaitu sejumlah proses berlangsung secara berselingan dalam satu waktu dan diantara proses tersebut tidak saling tumpang tindih, sebelum satu proses diselesaikan sementara proses berikutnya belum bekerja. 

Mekanisme proses berurutan Proses Paralel, yaitu sejumlah proses (banyak proses) dapat dilaksanakan secara serempak oleh banyak prosesor. Sementara itu dalam sebuah proses (tunggal) , proses serentak bukan proses paralel karena proses tersebut dijalankan satu demi satu atau sepenggal demi sepenggal.

Mekanisme proses paralel. Proses Serentak Berpenggalan, yaitu suatu proses secara serentak dimana terdapat beberapa potongan atau penggalan dari satu proses yang berselingan dengan potongan dari proses lain. Dalam proses ini memungkinkan Potongan dari proses pertama waktunya saling tumpang tindih dengan potongan proses kedua. 

Mekanisme proses serentak berpenggalan. CPU Switching, yaitu merupakan peralihan prosedur dalam mengolah satu proses ke proses lainnya. Secara konsep setiap proses mempunyai 1 virtual CPU, tetapi pada kenyataannya adalah multiprogramming. Maka akan lebih mudah menganggap kumpulan proses yang berjalan secara parallel. 6) METODE INSTALASI SO
1) Metode instalasi sistem operasi 5) MODEL PROSES
Sebuah sistem operasi dalam sebuah komputer atau laptop dipasang pada hard disk, dan simpan pada sebuah partisi disk. Terdapat berbagai metode untuk menginstal sebuah sistem operasi. Metode yang dipilih untuk instalasi ini didasarkan pada sistem perangkat keras, sistem operasiyang diinstal, dan kebutuhan pengguna. Terdapat Ada empat pilihan dasar yang tersedia untuk instalasi sistem operasi baru yaitu : 

1) Metode Clean Install
Metode ini dilakukan jika sistem operasi sebelumnya tidak bisa di upgrade sehingga harus dilakukan pembersihan atau menghapus semua data pada partisi dimana sistem oeprasi dipasang. Dalam proses ini membutuhkan sistem operasi baru atau sama dengan sistem operasi sebelumnya dan sistem operasi lama dihapus total.

2) Metode Upgrade. 
Dalam metode ini sistem operasi yang akan diinstall masih dalam platform yang sama. Pengguna hanya melakukan upgrade. Dengan upgrade, sistem pengaturan konfigurasi, aplikasi dan data tetap tersimpan. Metode Ini hanya menggantikan file sistem operasi lama dengan file sistem baru. 

3) Metode Multi-boot 
Metode ini memungkinkan untuk menginstal lebih dari satu sistem operasi di satu komputer. Setiap sistem operasi dipasang dalam partisi tersendiri dan memiliki file dan pengaturan konfigurasi yang berbeda. Pada start-up, pengguna disajikan dengan menu untuk memilih sistem yang diinginkan. Hanya satu sistem operasi saja yang dapat berjalan pada satu waktu dan mengendalikan semua perangkat keras. 

4. Metode Virtualization
Virtualisasi adalah teknik yang sering digunakan pada server. Hal ini memungkinkan beberapa salinan dari sebuah sistem operasi yang akan dijalankan pada satu set perangkat keras, sehingga menciptakan banyak mesin virtual. Setiap mesin virtual dapat diperlakukan sebagai sebuah komputer yang terpisah. Hal ini memungkinkan sumber daya fisik tunggal untuk berfungsi sebagai sumber daya beberapa logical. 7) Perintah Internal DOS 
Jika DOS digunakan sebagai sistem operasi utama, maka setelah proses booting selesai dan DOS siap menerima perintah user, maka akan tampak C:\>, yang disebut command prompt. Jika komputer telah memiliki sistem operasi windows 7 windows 8 atau versi lainnya maka command prompt dapat diakses seperti telah dijelaskan dalam uraian materi diatas. File-file yang terdapat dalam DOS terbagi dalam dua kategori yaitu Internal command dan External command. Internal Command ialah perintahperintah DOS yang siap pakai dimana saja. Perintah tersebut telah dimasukkan kedalam COMMAND.COM (intrepreter perintah dos) dan juga pada saat booting. File tersebut disimpan pada RAM (Random Acsses Memory). File executable tersebut ialah DIR, COPY, DELETE, COPY, RENAME, TIME, DATE, VOL, VER, CLS, Prompt, uraian dibawah ini menjelaskan Perintahperintah internal DOS yang sering digunakan. Keterangan:  Simbol [........ ] adalah berisi baris perintah yang di dalam kurung siku. Perintah ini bersifat opsional optional (boleh dipakai, bolehtidak).  <..... > : tekan tanda di dalam < >:

1. Perintah date 
Digunakan untuk melihat atau mengubah tanggal hari ini di komputer kita. Cara penulisan : date [dd-mm-yy] Langkah-langkah penggunaan : 1. Ketik date pada command prompt C:\> date . 2. Di layar akan tampil : Current date is Fri 19/04/2002 Enter new date (dd-mm-yy): 3. Jika tanggal akan diubah, ketik tanggal yang dikehendaki pada tempatnya (misal: akan jika diubah menjadi 25/04/2002, maka ketik 25-04-02), kemudian tekan enter. Jika tanggal tidak akan diubah, langsung tekan enter.

2. Perintah time 
Digunakan untuk melihat atau mengubah tanggal hari ini di komputer kita. Cara penulisan : time [hh:mm[:ss[,xx]]] Langkah-langkah penggunaan : 1. Ketik time pada command prompt (C:\> time) dan tekan enter. 2. Di layar akan tampil : Current time is 7:36:53,75a Enter new time: Keterangan : 7:36:53,75a adalah jam di komputer ketika pengguna menanyakan waktu : pukul 7(jam).36(menit).53,75(detik) pagi. 3. Jika waktu akan diubah, ketik waktu yang dikehendaki pada tempatnya (misal: akan jika diubah menjadi pukul 8.00, maka ketik 8:00), kemudian tekan enter. Jika waktu tidak akan diubah, langsung tekan enter. 

3. Perintah ver 
Digunakan untuk melihat versi DOS yang digunakan. Cara penulisan : ver Langkah-langkah penggunaan : 1. Ketik ver pada command prompt (C:\> ver) dan tekan enter. 2. Maka di layar akan tampil versi DOS yang digunakan, seperti: Microsoft Windows 7 [Version 6.1.7601] 

4. Perintah cls 
Digunakan untuk membersihkan layar Cara penulisan : cls Langkah-langkah penggunaan : 1. Ketik cls pada command prompt (C:\> cls) dan tekan enter. 2. Layar DOS akan menjadi bersih kembali. 

5. Perintah dir 
Digunakan untuk menampilkan isi suatu directory ke layar. Cara penulisan : dir [drive:][path] [file apa saja yang akan di-listing] [/p][/w][/a] [drive:] : Menampilkan daftar (listing) isi file yang ada di drive tersebut. [path] : Menampilkan daftar (listing) isi file yang ada di path tersebut. [file apa saja yang akan dilisting] : Penentuan file apa saja yang di-listing dapat menggunakan karakter wildcard (? & *). ? : 1 karakter apa saja * : semua karakter 
Contoh : ?oba.txt : Semua file yang diawali dengan huruf apa saja, asalkan diikuti oba.txt coba.* : Semua file bernama coba dengan extension apa saja. [/p][/w] : Penampilan file yang dilisting pada layar. [/p] : ditampilkan per page (per layar), [/w] : ditampilkan secara menyamping, langsung seluruh file. [/a] : Seluruh file, termasuk file dengan atribut hidden, ditampilkan. Langkah-langkah penggunaan : 1. Ketik perintah dir pada command prompt kenudian tekan enter. 2. Listing file yang ada di directory akan terlihat di layar. Latihan : Melisting semua file yang bukan hidden yang berada di C. C:\> dir C:\> dir/p C:\> dir/w C:\> dir *.* C:\> dir /p/w Melisting semua file (termasuk yang hidden) yang panjang namanya adalah 3 dan berada di C. C:\> dir ???.* /p/w/a 

6. Perintah md / mkdir 
Digunakan untuk membuat directory dengan cara penulisan adalah : md [path] nama_directory mkdir [path] nama_directory Langkah-langkah penggunaan :  Ketik perintah md atau mkdir yang akan digunakan pada command prompt.  Tekan enter. Latihan : md data mkdir program md latihan mkdir data\databaru md data\datalama 

7. Perintah cd / chdir 
Digunakan untuk berpindah dari 1 directory ke directory lain, dengan cara penulisan sebagai berikut : cd [[path] nama_directory] chdir [[path] nama_directory] Nama_directory dapat diganti dengan : . : nama_directory yang sedang aktif (user berada) sekarang. .. : nama_directory di mana directory yang sedang aktif berada. Langkah-langkah penggunaan :  Ketik perintah cd atau chdir yang akan digunakan pada command prompt.  Tekan enter. Latihan : cd data cd databaru cd ..\..\other cd .. cd program cd ..\ 

8. Perintah rd / rmdir 
Digunakan untuk menghapus directory dengan cara penulisan adalah: rd [path] nama_directory rmdir [path] nama_directory Langkah-langkah penggunaan :  Ketik perintah rd atau rmdir yang akan digunakan pada command prompt.  Tekan enter. Latihan: rd program\program1 rmdir program\program3 

9. Perintah copy con 
Digunakan untuk membuat file dengan cara penulisan adalah : copy con [drive:][path]nama_file Langkah-langkah penggunaan : 1. Ketik copy con nama_file pada command prompt. 2. Tekan enter. 3. Akan tampil cursor, tempat user dapat mengetikkan isi file. 4. Ketikkan isi file sampai selesai. 5. Setelah selesai, tekan Ctrl+Z. Akan tampil “1 file(s) copied” pada layar. Hal ini berarti file telah terbentuk. Latihan : copy con data\datalama\coba1.txt Hallo Ini file percobaan membuat file melalui DOS copy con data\datalama\coba2.txt Hallo lagi Ini file yang lainnya 

10. Perintah redirection (>, <, >>, <<) 
Digunakan untuk mengeluarkan hasil ke suatu file dengan cara penulisan : perintah_DOS operator_redirection [drive:][path]nama_file Operator redirection :  A > B : hasil A dimasukkan ke B.  A < B : A menerima input dari B.  A >> B : hasil A ditambahkan ke B.  A << B : A menerima tambahan input dari B. Langkah-langkah penggunaan : 1. Ketik perintah pada command prompt. 2. Tekan enter. Latihan : dir/w > data\datalama\isi_w.txt dir data\datalama\c*.txt > data\datalama\isi_c.txt dir data\*.* > data\datalama\isi_a.txt dir program\*.* >> data\datalama\isi_a.txt 

11. Perintah type 

Digunakan untuk menampilkan isi file ke layar dengan cara penulisan : type [drive:][path]nama_file Langkah-langkah penggunaan : 1. Ketik perintah type yang ingin digunakan pada command prompt. 2. Tekan enter. Latihan : type data\datalama\isi_a.txt type data\datalama\coba2.txt 

12. Perintah copy 
Digunakan untuk meng-copy isi file yang satu ke file yang lain. Cara penulisan : copy [drive:][path]nama_file_asal [drive:][path]nama_file_tujuan Langkah-langkah penggunaan : 1. Ketik perintah copy yang ingin digunakan pada command prompt. 2. Tekan enter. Latihan 1: copy data\datalama\isi_a.txt data\datalama\isi_all.txt copy data\datalama\isi_a.txt data\databaru\isi_a.txt copy data\datalama\ data\isi_lama Perintah COPY adalah untuk membuat salinan ke lokasi lain seperti floppy disk atau direktori lain pada harddisk. Sama juga seperti perintah DELETE, perintah COPY juga dapat menggunakan ? dan *.  COPY *.* C:\latihan - semua file akan disalin ke direktori C:\latihan  COPY *.DOC C:\latihan – semua file berakhir dengan *.DOC akan disalin ke direktori C:\latihan  Perintah COPY /Y digunakan sekiranya ingin membuat salinan dengan tidak mempedulikan file tersebut telah ada atau tidak. gambar berikut,membuat perintah COPY buat kali kedua (autoexec.old), perintah copy akan berhenti sampai kita menjawab YES, NO atau ALL untuk mengganti file tersebut. Tetapi apabila kita tambah /Y pada perintah COPY, instruksi akan terus dilaksanakan. Pilihan 

13. Perintah ren / rename 
Digunakan untuk mengubah nama file/directory dengan cara penulisan : ren [drive:][path]nama_file/directory_lama [drive:][path]nama_file/ directory_baru rename [drive:][path]nama_file/directory_lama [drive:][path]nama_file/directory_baru 

14. Perintah del / delete 
Digunakan untuk menghapus file. Jika nama file yang dihapus merupakan nama directory, maka semua file yang ada dalam directory tersebut akan dihapus. Cara penulisan adalah sebagai berikut : del [drive:][path]nama_file 

15. Perintah prompt
Digunakan untuk mengubah command prompt DOS dengan cara penulisan prompt [prompt-text] Prompt-text dapat berupa teks apa saja yang diinginkan oleh user atau dapat juga berupa perintah-perintah berikut, semua perintah di bawah diawali dengan menuliskan tanda $ : · t : waktu di DOS · d : tanggal di DOS · p : PATH · v : versi DOS · n : indeks dari drive yang aktif · g : > · l : < · b : | · q : = · h : backspace, menghapus satu karakter sebelumnya. · e : karakter escape. · - : 1 baris kosong.